Tampilkan postingan dengan label Pemrogaman PHP. Tampilkan semua postingan
Konverter Bilangan Desimal dengan Menu Pilihan
By : UnknownKali ini ane mau share tentang PHP tepat nya Konverter Bilangan Desimal dengan Menu Pilihan , ane baru ngepost soalnya gak ada koneksi :D hehe maklum anak kos ,ada koneksi gratis langsung embat dah .. langsung aja ke TKP
Baiklah buat agan dan aganwati mungkin Itulah akhir dari post ini, lebih dan kurangnya mohon maaf dan apabila ada kekurangan ataupun kejanggalan dalam postingan ini anda dipersilahkan mengisi komentar dibawah dan berikan tips agar lebih baik untuk Blog ini. Terimakasih Telah berkunjung dan semoga kunjungan anda bermanfaat..
Baiklah buat agan dan aganwati mungkin Itulah akhir dari post ini, lebih dan kurangnya mohon maaf dan apabila ada kekurangan ataupun kejanggalan dalam postingan ini anda dipersilahkan mengisi komentar dibawah dan berikan tips agar lebih baik untuk Blog ini. Terimakasih Telah berkunjung dan semoga kunjungan anda bermanfaat..
Tag :
Pemrogaman PHP,
Konversi Desimal ke Biner,Hexa,Oktal di PHP
By : UnknownDi postingan Ane kali ini tidak berbeda jauh dari postingan Ane sebelumnya. Kalau di postingan ini Ane tambahkan halaman seperti login
sebelum memasuki area konversi bilangan.
Prosesnya nanti seperti ini :
Sebelum mengkonversikan bilangan, kita diminta untuk menuliskan nama dan memilih jenis kelamin. Dan jika salah satu dari itu ada yang tidak diisi, kita tidak akan bisa masuk ke area konversi bilangan. Jadi harus diisi semua.
Setelah itu, jika sudah masuk ke area konversi bilangan, konsepnya sama seperti saat akan masuk, kita diharuskan mengisi semua yang ada, jika tidak yaa jelas bilangan tidak akan di konversi.
Dan, kali ini bahasa yang kita gunakan ada 4 yaitu : HTML, CSS, Javascript, dan PHP.
Javascript disini memang tidak terlalu mendominasi, fungsinya disini hanya untuk menampilkan 'alert' saja.
Dimana letak javascriptnya ??? Nanti akan Anda temukan setelah Anda menuliskan code-code di bawah ini.
Daripada kelamaan, langsung aja kita lihat codenya :
1. Buka Netbeans, buat New PHP Web Page. Terserah mau Anda letakkan dimana saja. Beri nama misalnya : Validator.php. Apabila anda ingin merubah backgroundnya, anda bisa mengganti (background:url('1.jpg')).
Dan anda bisa mengganti 1.jpg dengan file anda Usahakan file gambar tersebut anda letakkan dalam satu folder.
2. Buat New PHP Web Page, dan letakkan pada satu folder yang sama dan beri nama misalnya : Konversi_bilangan. Seperti yang di atas tadi, apabila ingin merubah backgroundnya, bisa anda ganti. Dan letakkan dalam folder yang sama.
Jika semuanya sudah agan lakukan, sekarang Agan coba jalankan. Jalankan file Validator.php , tekan Shift + F6 .
Baiklah buat agan dan aganwati mungkin Itulah akhir dari post ini, lebih dan kurangnya mohon maaf dan apabila ada kekurangan ataupun kejanggalan dalam postingan ini anda dipersilahkan mengisi komentar dibawah dan berikan tips agar lebih baik untuk Blog ini. Terimakasih Telah berkunjung dan semoga kunjungan anda bermanfaat..
Prosesnya nanti seperti ini :
Sebelum mengkonversikan bilangan, kita diminta untuk menuliskan nama dan memilih jenis kelamin. Dan jika salah satu dari itu ada yang tidak diisi, kita tidak akan bisa masuk ke area konversi bilangan. Jadi harus diisi semua.
Setelah itu, jika sudah masuk ke area konversi bilangan, konsepnya sama seperti saat akan masuk, kita diharuskan mengisi semua yang ada, jika tidak yaa jelas bilangan tidak akan di konversi.
Dan, kali ini bahasa yang kita gunakan ada 4 yaitu : HTML, CSS, Javascript, dan PHP.
Javascript disini memang tidak terlalu mendominasi, fungsinya disini hanya untuk menampilkan 'alert' saja.
Dimana letak javascriptnya ??? Nanti akan Anda temukan setelah Anda menuliskan code-code di bawah ini.
Daripada kelamaan, langsung aja kita lihat codenya :
1. Buka Netbeans, buat New PHP Web Page. Terserah mau Anda letakkan dimana saja. Beri nama misalnya : Validator.php. Apabila anda ingin merubah backgroundnya, anda bisa mengganti (background:url('1.jpg')).
Dan anda bisa mengganti 1.jpg dengan file anda Usahakan file gambar tersebut anda letakkan dalam satu folder.
2. Buat New PHP Web Page, dan letakkan pada satu folder yang sama dan beri nama misalnya : Konversi_bilangan. Seperti yang di atas tadi, apabila ingin merubah backgroundnya, bisa anda ganti. Dan letakkan dalam folder yang sama.
Jika semuanya sudah agan lakukan, sekarang Agan coba jalankan. Jalankan file Validator.php , tekan Shift + F6 .
spoiler
Ini adalah tampilan awalnya :
Agan harus menigisi nama dan jenis kelamin, kalau tidak akan muncul notifikasi seperti di bawah ini :
Kalau Agan memasukkan huruf, bukan bilangan desimal, akan terjadi seperti ini :
Kalau Agan hanya mengisikan bilangan desimal tanpa mencentang konversinya, akan terjadi seperti ini :
Kalau Bilangan Desimal telah terisi dan sudah terpilih konversinya, akan tampil hasilnya :
Jika Agan menekan reset, akan kembali ke halaman awal :
Agan harus menigisi nama dan jenis kelamin, kalau tidak akan muncul notifikasi seperti di bawah ini :
Kalau Agan memasukkan huruf, bukan bilangan desimal, akan terjadi seperti ini :
Kalau Agan hanya mengisikan bilangan desimal tanpa mencentang konversinya, akan terjadi seperti ini :
Kalau Bilangan Desimal telah terisi dan sudah terpilih konversinya, akan tampil hasilnya :
Jika Agan menekan reset, akan kembali ke halaman awal :
Baiklah buat agan dan aganwati mungkin Itulah akhir dari post ini, lebih dan kurangnya mohon maaf dan apabila ada kekurangan ataupun kejanggalan dalam postingan ini anda dipersilahkan mengisi komentar dibawah dan berikan tips agar lebih baik untuk Blog ini. Terimakasih Telah berkunjung dan semoga kunjungan anda bermanfaat..
Tag :
Pemrogaman PHP,
Pengertian dan Sejarah PHP
By : Unknown
Pengertian PHP
PHP adalah singkatan dari "PHP: Hypertext Preprocessor", yang merupakan sebuah bahasa scripting yang terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaks mirip dengan bahasa C, Java dan Perl, ditambah beberapa fungsi PHP yang spesifik.
Tujuan utama penggunaan bahasa ini adalah untuk memungkinkan perancang web menulis halaman web dinamik dengan cepat.
Hubungan PHP dengan HTML
Halaman web biasanya disusun dari kode-kode html yang disimpan dalam sebuah file berekstensi .html. File html ini dikirimkan oleh server (atau file) ke browser,
Kemudian
browser menerjemahkan kode-kode tersebut sehingga menghasilkan suatu
tampilan yang indah. Lain halnya dengan program php, program ini harus
diterjemahkan oleh web-server sehingga menghasilkan kode html yang
dikirim ke browser agar dapat ditampilkan. Program ini dapat berdiri
sendiri ataupun
disisipkan di antara kode-kode html sehingga dapat langsung ditampilkan bersama
dengan kode-kode html tersebut.
disisipkan di antara kode-kode html sehingga dapat langsung ditampilkan bersama
dengan kode-kode html tersebut.
Program
php dapat ditambahkan dengan mengapit program tersebut di antara tanda .
Tanda-tanda tersebut biasanya disebut tanda untuk escaping (kabur) dari
kode html. File html yang telah dibubuhi program
php harus diganti ekstensi-nya menjadi .php3 atau php.
php harus diganti ekstensi-nya menjadi .php3 atau php.
PHP merupakan bahasa pemograman web yang bersifat server-side HTML=embedded scripting, di mana script-nya menyatu dengan HTML dan berada si server. Artinya adalah sintaks dan perintah-perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan HTML biasa. PHP dikenal sebgai
bahasa scripting yang menyatu dengan tag HTML, dieksekusi di server dan digunakan untuk membuat halaman web yang dinamis seperti ASP (Active Server Pages) dan JSP (Java Server Pages).
Sejarah PHP
PHP pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdroft, seorang programmer C. Semula PHP digunakannya untuk menghitung jumlah pengunjung di dalam webnya. Kemudian ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara gratis. Versi ini pertama kali keluar pada tahun 1995. Isinya adalah sekumpulan script PERL yang
dibuatnya untuk membuat halaman webnya menjadi dinamis. Kemudian pada tahun 1996 ia mengeluarkan PHP versi 2.0 yang kemampuannya telah dapat mengakses database dan dapat terintegrasi dengan HTML.
Pada tahun 1998 tepatnya pada tanggal 6 Juni 1998 keluarlah PHP versi 3.0 yang dikeluarkan oleh Rasmus sendiri bersama kelompok pengembang softwarenya.Versi terbaru, yaitu PHP 4.0 keluar pada tanggal 22 Mei 2000 merupakan versi yang lebih lengkap lagi dibandingkan dengan versi sebelumnya.
Perubahan
yang paling mendasar pada PHP 4.0 adalah terintegrasinya Zend Engine
yang dibuat oleh Zend Suraski dan Andi Gutmans yang merupakan
penyempurnaan dari PHP scripting engine. Yang lainnya adalah build in
HTTP session, tidak lagi menggunakan library tambahan seperti pada PHP.
Tujuan dari bahasa scripting ini adalah untuk membuat aplikasi-aplikasi
yang dijalankan di atas teknologi web.
Dalam hal ini,
aplikasi pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan web server.
Seluruh aplikasi berbasis web dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan yang paling utama PHP adalah pada konektivitasnya dengan system database di dalam web. Sistem database yang dapat didukung oleh PHP adalah :
1.Oracle
2.MySQL
3.Sybase
4.PostgreSQL
5.danlainnya
PHP dapat berjalan di berbagai system operasi seperti windows 98/NT, UNIX/LINUX, solaris maupun macintosh
PHP
pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu
PHP bernama FI (Form Interpreted). Pada saat tersebut PHP adalah
sekumpulan script yang digunakan untuk mengolah data form dari web.
Perkembangan selanjutnya adalah Rasmus melepaskan kode sumber tersebut dan menamakannya PHP/FI, pada saat tersebut kepanjangan dari PHP/FI adalah Personal Home Page/Form Interpreter. Dengan pelepasan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter sudah diimplementasikan dalam C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend, menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998 perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan nama rilis tersebut menjadi PHP 3.0.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai. Versi ini banyak dipakai sebab versi ini mampu dipakai untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan proses dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Versi ini adalah versi mutakhir dari PHP. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Dalam versi ini juga dikenalkan model pemrograman berorientasi objek baru untuk menjawab perkembangan bahas pemrograman kearah pemrograman berorientasi objek.
Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain
Perkembangan selanjutnya adalah Rasmus melepaskan kode sumber tersebut dan menamakannya PHP/FI, pada saat tersebut kepanjangan dari PHP/FI adalah Personal Home Page/Form Interpreter. Dengan pelepasan kode sumber ini menjadi open source, maka banyak programmer yang tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini interpreter sudah diimplementasikan dalam C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend, menulis ulang interpreter PHP menjadi lebih bersih, lebih baik dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998 perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan nama rilis tersebut menjadi PHP 3.0.
Pada pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai. Versi ini banyak dipakai sebab versi ini mampu dipakai untuk membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan proses dan stabilitas yang tinggi.
Pada Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Versi ini adalah versi mutakhir dari PHP. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP mengalami perubahan besar. Dalam versi ini juga dikenalkan model pemrograman berorientasi objek baru untuk menjawab perkembangan bahas pemrograman kearah pemrograman berorientasi objek.
Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain
Kelebihan PHP
Ketika e-commerce semakin berkembang, situs-situs yang statispun semakin
ditinggalkan, karena dianggap sudah tidak memenuhi keinginan pasar, padahal situs
tersebut harus tetap dinamis. Pada saat ini bahasa PERL dan CGI sudah jauh
ketinggalan jaman sehingga sebagian besar designer web banyak beralih ke bahasa
server-side scripting yang lebih dinamis seperti PHP.
Kelebihan PHP dari bahasa pemrograman lain
* Bahasa pemrograman php adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaanya.
* Web Server yang mendukung php dapat ditemukan dimana - mana dari mulai IIS sampai dengan apache, dengan configurasi yang relatif mudah.
* Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan.
* Dalam sisi pemahamanan, php adalah bahasa scripting yang paling mudah karena referensi yang banyak.
* PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (linux, unix, windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah system.
Tag :
Pemrogaman PHP,


