Archive for Agustus 2013

Android Development:Instalasi Java Development Kit (JDK)

By : Bima Dharmawan P

Aplikasi Android dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Java. Oleh karena itu JDK harus sudah terinstall pada computer kita. Berikut adalah cara menginstall JDK, pada proses penginstallan ini menggunakan JDK 6 Update 27.

Langkah-langkah penginstallannya adalah sebagai berikut :
  1. Untuk memulai penginstallan klik dua kali pada ikon installer JDK yang anda miliki. Jika belum mempunyai installer JDK silakan Download di http://java.sun.com/javase/Downloads/widget/jdk6.jsp untuk JDK 6 Update 27.
  2. Klik tombol Accept pada Licese Agreement
  3. Klik tombol Next
  4. Tunggu proses installasi selesai
  5. Ketika proses installasi sedang berlangsung, akan muncul destination folder, kemudian klik Next.
  6. Sebagai akhir dari proses installasi klik tombol Finish
  7. Proses installasi pun selesai. Untuk mengecek hasil installasi yang tadi dilakukan, buka Command Promt (klik start, ketik CMD pada kotak search) kemudian ketikkan java. Jika installasi berhasil maka tampilannya akan seperti gambar dibawah.
[g.jpg]Instalasi JDK 
Konfigurasi Path Jika ketika mengetikkan javac pada Command Prompt muncul seperti gambar dibawah, itu berarti konfigurasi path tidak diset dengan benar, sehingga program java tidak bisa dijalankan dengan baik.
[h.jpg]Ketika command javac diketikkan
Tekan windows+pause break pada keyboard, lalu akan muncul jendela baru kemudian klik Advanced system setting.Agar program java bisa dijalankan dengan baik, perlu mengedit konfigurasi path pada sistem operasi. Adapun langkah untuk mengedit konfigurasi path tersebut adalah sebagai berikut:
  1. Klik tombol Environment Variables. Maka jendela baru pun akan muncul.
    system propertiesSystem Properties
     
  2. Jika pada System Variables sudah terdapat PATH yang mengarah ke folder bin dalam JDK, berarti konfigurasi sudah benar. Tapi, jika tidak Klik tombol New pada System Variables
    [j.jpg]Environment variables 
  3. Masukkan nama variable dan alamat folder bin dari JDK yang terinstall pada komputer. Misalnya nama variable:PATH dan alamat folder : C:Program FilesJavajdk1.6.0_27bin ;
    Konfigurasi PathKonfigurasi Path
  4. Kemudian buka Command Prompt, Ketikkan java  –version pada Command Prompt untuk melihat versi java yang aktif.
  5. Langkah yang terakhir adalah mengetikkan javac pada Command Prompt. Jika tampilannya seperti gambar dibawah maka konfigurasi path telah berhasil.
    [n.jpg]Konfigurasi Path Sukses

Selamat, JDK sudah berhasil diinstall :)
Catatan terkait  dengan penggunaan JDK (Java Development Kit)
Java Development Kit (JDK) yang terbaru adalah JDK versi 7, yang mempunyai banyak fungsionalitas dan fitur baru. Namun sampai saat ini, JDK yang lazim digunakan untuk production code adalah JDK versi 6. Karena JDK versi 7 masih baru dan mungkin kita harus menunggu beberapa saat sampai semua aplikasi/platform mendukung penggunaan JDK 7. Sampai masanya, JDK yang stabil dan siap digunakan adalah JDK 6.

ok sekian dulu postingan ane kali ini , tunggu postingan ane berikut nya ya . thanks udah berkunjung , Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan jejak nya :2thumbup 
Tag : ,

Memulai Pengembangan Aplikasi Android

By : Bima Dharmawan P


Dalam memulai membuat aplikasi Android, ada tiga hal yang penting yaitu bahasa pemrograman yang digunakan dalam membuat aplikasi Android, tools yang akan kalian pake, dan yang terakhir adalah karakteristik dalam pemrograman Android itu sendiri.

Sebelum memulai belajar membuat aplikasinya, bagi yang belum belum tau apa itu android kalian bisa berkenalan terlebih dahulu disini 
Oke, Langsung aja kita bahas..

Bahasa Pemrograman yang akan kalian pakai untuk membuat aplikasi Android.

Banyak bahasa yang bisa digunakan untuk menulis aplikasi Android, namun aplikasi Android sebagian besar ditulis dalam bahasa Java, terutama untuk kode programnya. Java yang digunakan dalam Android hampir mirip dengan Java yang kita gunakan untuk pemrograman aplikasi desktop. Namun dengan ditambah package-package khusus yang dibutuhkan oleh Android, dan dengan menghilangkan pula package-package pada Java asli yang sekiranya tidak dibutuhkan untuk Android.
Android juga menggunakan bahasa XML untuk mengatur tampilan aplikasi, seperti mengatur letak posisi tombol, gambar background, posisi text dan hampir semua yang berhubungan dengan layout. XML juga digunakan untuk manajemen resource, membuat animasi, dan banyak lainnya. Walau begitu tampilan aplikasi Android bisa juga ditulis menggunakan Java, hanya saja kurang praktis.
Itulah dua bahasa utama yang digunakan dalam pemrograman Android, yaitu Java dan XML. 
Kalau kalian sudah terbiasa membuat aplikasi dengan Java, hal itu akan menjadi keuntungan tersendiri. Sedangkan XML sedikit banyak mirip dengan HTML, berupa tag-tag dengan properti di dalamnya.
Apabila kalian memutuskan untuk menggunakan Java sebagai bahasa pemrograman Android kalian, maka kalian nantinya akan membutuhkan Android SDK (Standard Development Kit) sebagai tools dalam pengembangan.
Namun jika kalian ingin menulis aplikasi Android menggunakan bahasa lain, misalnya C atau C++, kalian harus membutuhkan Android NDK (Native Development Kit) sebagai tools. Walau begitu, menulis program dengan menggunakan Android NDK tidaklah disarankan, karena justru akan membuat pengembangan aplikasi semakin rumit. Ditambah lagi, menggunakan C/C++ tidak lantas meningkatkan performa aplikasi. Karena itu gunakanlah NDK hanya karena aplikasi kalian memang membutuhkan libraries yang hanya ada di NDK, bukan karena kalian biasa coding menggunakan C/C++. Contohnya penggunaan NDK adalah pada aplikasi yang melibatkan signal processing, physics simulation, atau yang tidak mengalokasikan banyak memori. O.o
Sedangkan bahasa lainnya yang biasa digunakan untuk membuat aplikasi Android antara lain adalah HTML5, kalian juga bisa mendapatkan bermacam-macam framework untuk membuat aplikasi Android, slaah satunya adalah Adobe PhoneGap.
Paradigma Pemrograman
Paradigma pemrograman pada aplikasi Android adalah object oreiented, seperti halnya bahasa yang digunakannya, Java. Ditambah lagi, komponen-komponen pada Android hampir semuanya adalah classes dan objects yang dapat kalian gunakan lagi (reusable). 

Tools yang akan kalian gunakan

Pada dasarnya semua IDE (Integrated Development Kit) yang biasa digunakan dalam membuat aplikasi Java, mempunyai tools/plugin yang bisa digunakan untuk membuat aplikasi Android. Namun yang paling mudah adalah menggunakan Eclipse IDE. Karena itu inilah tools yang penulis sarankan kalian punyai untuk membuat aplikasi Android.
  1. Karena menggunakan bahasa Java, maka kalian harus mempunyai JDK (Java Dev. Kit). Download di sini.
  2. Kalian juga harus punya Eclipse, download di sini.
  3. Setelah itu, download Android SDK. Digunakan sebagai tools dasar untuk mengembangkan aplikasi Android.
  4. Install ADT Plugin untuk Eclipse, caranya lihat di sini. ADT Plugin digunakan untuk memudahkan pengembangan aplikasi Android menggunakan Eclipse.
Itulah semua tools yang kalian perlukan! Install dari yang pertama ya.

Karakteristik Android

Sebelum mulai membuat program pertama kita, ada baiknya kita mengenal karakteristik dalam aplikasi Android. Seperti contohnya file-file yang digunakan. Ada banyak, namun sebenarnya hanya ada tiga jenis file yang penting, yaitu :
  1. File2 berakhiran .java, pada file berakhiran inilah biasanya kode atau logika utama program dituliskan dalam bahasa Java.
  2. File2 berakhiran .xml, file .xml sebenarnya mempunyai banyak arti. Namun biasanya hal itu berkaitan dengan tampilan/layout program. Tapi file .xml juga digunakan untuk menyimpan values, contohnya strings yang dipakai di layout, dan juga properti lain, seperti mengatur animasi, membuat list, membuat efek gradasi/gradient dan lain-lain.
  3. Yang terakhir adalah file AndroidManifest, file ini juga berakhiran .xml namun menyimpan data-data yang sangat penting untuk menjalankan aplikasi Android. Seperti berapa versi minimal Android yang bisa menjalan aplikasi ini, Android versi berapa yang menjadi target aplikasi, deklarasi aktivitas-aktivitas, deklarasi nama aplikasi, deklarasi ikon aplikasi dan lain sebagainya.
Kira-kira hal itulah yang harus dipelajari. Nggak banyak bukan, cuma Java dan XML. Yang lainnya nanti akan dipelajari sembari berjalan.

ok sekian dulu postingan ane kali ini , tunggu postingan ane berikut nya ya . thanks udah berkunjung , Pengunjung yang baik akan selalu meninggalkan jejak nya :2thumbup 
Tag : ,

- Copyright © 2013 Power of Knowledge - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -